Terobosan Baru Biro Kesra, Visi Maluku Utara Bangkit mulai dirasakan masyarakat
penyerahan baraang pada pelaku usaha kecil
Sofifi – Sebuah inovasi dalam tata kelola program kegiatan kembali dilaksanakan oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Maluku Utara (Malut). kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Mengurangi Dampak Pengangguran” itu, sejalan dengan visi Gubernur Sherly Tjoanda, Maluku Utara bangkit sejahtera dan berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, mengatasi dampak pengangguran untuk kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pelatihan bagi pelaku usaha kecil, yang dilaksanakan oleh Biro Kesra Propinsi Maluku Utara, berlangsung selama dua hari bertempat di hotel Ayu Lestari Ternate, dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 80 orang, terdiri dari Kota Ternate sebanyak 11 orang, Kota Tidore Kepulauan sebanyak 42 Orang, Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 10 Orang, Kabupaten Halmahera Barat sebanyak 8 orang, Kabupaten Halmahera Selatan sebanyak 5 orang, Kabupaten Morotai senayak 2 orang, dan Halmahera Timur sebanyak 2 orang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat, dengan menyediakan peluang usaha baru dengan metode pelatihan (taining) dan keterampilan (skil), terutama aspek manajemen usaha, pemasaran dan ketrampilan mengelola usaha.
Kepala Biro Kesra, Asrul Gailea, menjelaskan, walaupun apa yang dibuat oleh Biro Kesra ini hampir mirip dengan apa yang dilakukan oleh beberapa OPD lainya, namun ia melihat bahwa ada sisi lain yang meski mendapat peratian tersendiri, yang belum disentuh program OPD lainnya, sebab pelatihan ini lebih pada pengutan skiil para pelaku usaha baru, guna menambah pendapatan rumah tangga dalam aktifitas ekonominya. Kami berharap, output dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan pendapat dan ekonomi keluarga, pemerataan pendapatan yang sama bagi warga masyarakat serta dapat mengurangi angka pengangguran di maluku utara.
Pelatihan yang mengikut sertakan 80 peserta itu, juga diserta dengan pemberian pelatan usaha, mulai dari Mesin Press Cup, Pemanas Air Electrik, Gelas, Sendok, sampai dengan termos, dan lebih dari 17 jenis bahan kelengkapan usaha diberikan kepada mereka. Prinsipnya bahwa semua jenis peralatan yang diberikan sudah lengkap, dan mereka bisa langsung menjual. Sebagai bahan informasi bahwa pelatih kami datangkan dari kota makassar Sulawesi Selatan dengan kompetensi yang tidak diragukan lagi, mereka pelatih punya keahlian khusus baik dalam bidang pengelolaan usaha, pemasaran usaha maupun cita rasa jenis usaha.
“Nah, paska dari pelatihan ini diharapkan mereka para peserta dapat segera membuka usaha, mandiri dan tegar dalam berusaha, menjaga kualitas rasa, harga yang terjangkau, dan selalu kontinyu dalam berusaha. Ini penting mengingat usaha yang tidak kontinyu akan melahirkan kemalasan dan kemunduran usaha” tegas Asrul.
Berikan Komentar