DPRD Malut: Jadwal Haji Tidak Berubah, Sriwijaya Air Penuhi Syarat Teknis Artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul DPRD Malut: Jadwal Haji Tidak Berubah, Sriwijaya Air Penuhi Syara
HAJI 2026 - Suasana rapat evaluasi terkait kesiapan keberangkatan calon jemaah haji tahun 2026 antara Komisi IV DPRD Malut dengan Biro Kesra Setda Pemprov Malut, Jumat 27 Maret 2026 yang berlangsung di rumah jabatan Wakil Gubernur Malut Krisan Ternate.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara menggelar rapat evaluasi terkait kesiapan keberangkatan calon jemaah haji tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung di rumah jabatan Wakil Gubernur Krisan Ternate, Jumat (27/3/2026) malam.
Turut hadir Kepala Biro Kesra Setda Malut, Asrul Gailea, bersama jajaran. Usai rapat, Ketua Komisi IV DPRD Malut, Muhajirin Bailussy, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi dengan pemerintah pusat terkait jadwal keberangkatan haji.
“Hasil koordinasi dengan Kementerian Haji, Biro Kesra, dan PPHID menunjukkan bahwa jadwal keberangkatan masih sesuai rencana dan belum mengalami perubahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat, keberangkatan calon jemaah haji Maluku Utara dijadwalkan pada 28 April 2026. Seluruh jemaah akan mulai masuk dan menginap di Asrama Haji Ngade, Ternate, pada 27 April 2026.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi keterlambatan menuju bandara, mengingat sebagian besar jemaah berasal dari Kota Ternate yang jumlahnya mencapai lebih dari 500 orang.
“Semua jemaah akan dipusatkan di asrama haji sehari sebelum keberangkatan agar proses mobilisasi ke bandara berjalan lancar,” jelasnya.
Dari sisi teknis keberangkatan, rombongan dijadwalkan bergerak dari asrama menuju bandara sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WIT. Jadwal ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penyesuaian untuk efisiensi proses check-in dan pemeriksaan.
Dalam rapat tersebut juga dipastikan bahwa maskapai Sriwijaya Air ditetapkan sebagai penyedia layanan penerbangan haji tahun ini. Meski terdapat selisih penawaran dengan maskapai lain, Sriwijaya dipilih karena dinilai memenuhi sejumlah persyaratan teknis yang diajukan panitia.
Salah satu pertimbangan utama adalah kapasitas bagasi. Sriwijaya Air menyanggupi seluruh kebutuhan bagasi jemaah tanpa biaya tambahan, berbeda dengan maskapai lain yang menerapkan biaya kelebihan bagasi.
“Selain itu, Sriwijaya juga siap memfasilitasi kebutuhan khusus, termasuk penanganan jemaah jika terjadi kondisi darurat, seperti meninggal dunia di embarkasi antara,” tambah Muhajirin.
Tak hanya soal transportasi, DPRD juga menyoroti kesiapan layanan pendukung lainnya, seperti konsumsi jemaah di Asrama Haji Ternate maupun di embarkasi Makassar, serta layanan kesehatan yang harus maksimal selama proses keberangkatan.
Komisi IV memastikan akan terus melakukan koordinasi lanjutan dengan seluruh pihak terkait, guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kebijakan di tingkat nasional.
“Yang terpenting, seluruh aspek pelayanan kepada jemaah harus benar-benar siap, sehingga mereka bisa berangkat dengan aman dan nyaman,” tegasnya
Artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul DPRD Malut: Jadwal Haji Tidak Berubah, Sriwijaya Air Penuhi Syarat Teknis, https://ternate.tribunnews.com/maluku-utara/98016/dprd-malut-jadwal-haji-tidak-berubah-sriwijaya-air-penuhi-syarat-teknis#google_vignette.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Berikan Komentar